skin ads
skin ads

Alquran Berusia 400 Tahun Jadi Bukti Sejarah Penyebaran Islam di Gowa Sulsel

Bugma ยท Jumat, 07 Maret 2025 - 11:55 WIB
Alquran Berusia 400 Tahun Jadi Bukti Sejarah Penyebaran Islam di Gowa Sulsel
Kitab suci Alquran berusia 400 tahun masih tersimpan rapi di Museum Balla Lompoa, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. (Foto: Bugma).

GOWA, iNews.id - Kitab suci Alquran berusia 400 tahun menjadi bukti penyebaran agama Islam di Sulawesi Selatan (Sulsel). Hingga kini, kitab kuno tersebut masih tersimpan rapi di Museum Balla Lompoa, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa.

Keunikan Alquran ini terletak pada tinta yang digunakan untuk menulisnya. Tinta tersebut berasal dari campuran biji mangga dan tanah liat, menunjukkan keahlian dan kreativitas para ulama masa itu. 

"Untuk penulisannya menggunakan tinta. Menurut penuturan para pendahulu kita mengatakan bahwa tinta itu terbuat dari biji mangga kemudian ditumbuk sampai hancur kemudian diaduk dengan tanah liat yang diberikan air. Berapa lama menyatu ini barulah diambil disaring dijadikan tinta untuk penulisan Alquran tersebut," ujar ahli sejarah budaya dan keagamaan Istana Balla Lompoa, Andi Jufri Tenri Bali, Jumat (7/3/2025).

Dia menjelaskan, kitab ini ditulis pada 1625 oleh Syekh Abdullah Asufi kemudian dikembangkan oleh para ahli penulis Alquran pada masa pemerintahan Raja Gowa ke-14, Sultan Alauddin Tumenanga Gaukanna.

Meskipun sebagian kertasnya telah rusak karena usia, kata dia Alquran peninggalan Raja Gowa tersebut tetap menjadi bukti nyata penyebaran Islam di wilayah ini. 


Editor : Kurnia Illahi

Follow Berita iNews di Google News