Hikmah

Tata Cara dan Niat Mandi Hari Raya Idul Fitri

Kastolani · Rabu, 12 Mei 2021 - 15:44 WIB
Tata Cara dan Niat Mandi Hari Raya Idul Fitri
Muslim disunnahkan mandi besar sebelum berangkat sholat idul Fitri. (Foto: ist)

JAKARTA, iNews.id - Niat mandi Hari Raya Idul Fitri dibaca saat melaksanakan mandi sebelum berangkat sholat Idul Fitri ke masjid, musala atau tanah lapang.

Mandi Hari Raya Idul Fitri merupakan satu amalan sunnah untuk membersihkan dan menyucikan badan dari kotoran maupun najis yang menempel di anggota badan.

Mandi Hari Raya Idul Fitri ini sama seperti mandi besar pada umumnya. Yang membedakan hanya niat.

Berikut niat mandi Hari Raya Idul Fitri:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِيَوْمِ عِيْدِ الْفِطْرِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

Nawaitul ghusla liyaumi 'iidil Fithri sumbatan Lillahi Ta'aalaa.

Artinya: Saya niat mandi pada hari Raya Idul Fitri Sunnah karena Allah Taala

Dalil Mandi Hari Raya Idul Fitri

Disunnahkan untuk mandi sebelum berangkat ke tempat sholat Idul Fithri atau Idul Adha. Dasarnya adalah atsar yang dilakukan Abdullah bin Umar .

أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ كَانَ يَغْتَسِلُ يَوْمَ الْفِطْرِ قَبْلَ أَنْ يَغْدُوَ إِلَى الْمُصَلَّى

Bahwa Abdullah Ibnu Umar ibnu Khattab RA mandi pada hari raya Idul Fitri sebelum berangkat sholat.

Dasar ini memang tidak langsung dari Rasulullah SAW, namun dari praktik sahabat Nabi. Namun Imam An Nawawi mengomentari bahwa atsar di atas adalah atsar yang sahih, sebagaimana tercantum dalam Al-Majmu' Syarah Al-Muhadzdzab.  

Sedangkan hadits yang menyebutkan bahwa Rasulullah SAW mandi pada dua hari raya, oleh sebagian ulama dikatakan sebagai hadits yang lemah.

 يَغْتَسِلُ يَوْمَ الْفِطْرِ وَيَوْمَ الأَضْحَى قاَلَ:كَانَ رَسُولُ اللهِ عَنِ ابْنِ عَباَّسٍ 

Dari Ibnu Abbas RA berkata bahwa Rasulullah SAW mandi pada hari Idul Fithri dan Idul Adha. (HR. Ibnu Hibban)

Tata Cara Mandi Hari Raya Idul Fitri

Mandi Hari Raya Idul Fitri sama seperti mandi wajib pada umumnya yang membedakan hanya pada bacaan niat.

Berikut niat dan tata cara mandi Hari Raya Idul Fitri yang perlu diamalkan:

1. Niat Mandi

Membaca niat saat menyiramkan anggota tubuh dari kepala sampai ujung kaki

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِيَوْمِ عِيْدِ الْفِطْرِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

Nawaitul ghusla liyaumi 'iidil Fithri sumbatan Lillahi Ta'aalaa.

Artinya: Saya niat mandi pada hari Raya Idul Fitri Sunnah karena Allah Taala

2. Mencuci kedua telapak tangan dengan memasukkan jari-jari ke air. 

3. Membasuh kemaluan

4. Berwudhu

5. Menggosokkan jari-jari ke kulit kepala dan menyiramkannya ke atas kepala sampai kaki sebanyak tiga kali.

6. Menggosok anggota badan yakni tangan dan kaki dengan diawali bagian kanan terlebih dulu. 

7. Pastikan semua anggota tubuh sudah dibasahi.
 
Tata cara mandi junub tersebut sesuai hadis Nabi SAW:

عَنْ عَائِشَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا اغْتَسَلَ مِنْ الْجَنَابَةِ بَدَأَ فَغَسَلَ يَدَيْهِ ثُمَّ يَتَوَضَّأُ كَمَا يَتَوَضَّأُ لِلصَّلَاةِ ثُمَّ يُدْخِلُ أَصَابِعَهُ فِي الْمَاءِ فَيُخَلِّلُ بِهَا أُصُولَ شَعَرِهِ ثُمَّ يَصُبُّ عَلَى رَأْسِهِ ثَلَاثَ غُرَفٍ بِيَدَيْهِ ثُمَّ يُفِيضُ الْمَاءَ عَلَى جِلْدِهِ كُلِّهِ

Dari Aisyah istri Nabi shallallahu alaihi wasallam, bahwa jika Nabi shallallahu alaihi wasallam mandi karena janabat, beliau memulainya dengan mencuci kedua telapak tangannya, kemudian berwudlu sebagaimana wudlu untuk shalat, kemudian memasukkan jari-jarinya ke dalam air lalu menggosokkannya ke kulit kepalanya, kemudian menyiramkan air ke atas kepalanya dengan cidukan kedua telapak tangannya sebanyak tiga kali, kemudian beliau mengalirkan air ke seluruh kulitnya." (HR. Bukhari) [No. 248 Fathul Bari] Shahih.

Wallahu A'lam.


Editor : Kastolani Marzuki