skin ads
skin ads
Hikmah

Bacaan Niat Sholat Idul Fitri, Lengkap dengan Tata Cara dan Amalan Sunnahnya

Kastolani Marzuki · Minggu, 30 Maret 2025 - 07:15 WIB
Bacaan Niat Sholat Idul Fitri, Lengkap dengan Tata Cara dan Amalan Sunnahnya
Ilustrasi bacaan niat sholat idul fitri lengkap dengan tata caranya. (Foto: ant)

4. Makan Sebelum Shalat

Disunnahkan untuk makan pagi atau sarapan terlebih dahulu sebelum melaksanakan shalat Idul Fithri. Dasarnya adalah hadits berikut ini :

عَنْ أَنَسٍ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ لاَ يَغْدُو يَوْمَ الْفِطْرِ حَتَّى يَأْكُلَ تَمَرَاتٍ

Dari Anas bin Malik radliyallahuanhu berkata, “Rasulullah tidak berangkat pada Idul Fithri hingga beliau memakan beberapa kurma. (HR. Bukhari)

Perlu dipahami bahwa kalau disebutkan Rasulullah SAW memakan kurma, maka yang dimaksud tidak lain adalah makan yang sebenarnya. Dalam hal ini Rasulullah SAW sebelum berangkat shalat Idul-Fithr sarapan atau makan pagi terlebih dahulu.

Kurma adalah salah satu bahan makanan pokok sehari-hari orang Madinah, dan bukan sekedar makanan cemilan yang dimakan sebutir dua butir. Kesunnahan itu didasarkan pada hadits berikut ini :

عَنْ بُرَيْدَةَ قال: كَانَ النَّبِيُّ لاَ يَخْرُجُ يَوْمَ الفِطْرِ حَتَّى يَطْعَمَ وَيَوْمَ النَّحْرِ لاَ يَأْكُلُ حَتَّى يَرْجِعَ فَيَأْكُلَ مِنْ نَسِيكَتِهِ

Dari Buraidah -radliyallahu’anhu- berkata, “Nabi shallallahu’alaihi wa sallam tidak keluar pada Idul Fithri hingga makan terlebih dahulu. 

Dalam hal ini Al-Imam Asy-Syafi'i berfatwa dalam kitab Al-Umm :

ونحن نأمر من أتى المصلى أن يأكل ويشرب قبل أن يغدو إلى المصلى فإن لم يفعل أمرناه بذلك في طريقه أو المصلى إن أمكنه فإن لم يفعل ذلك فلا شيء عليه ويكره له أن لا يفعل

Kami memerintahkan bagi yang mendatangi tempat shalat Ied untuk makan dan minum terlebih dahulu sebelum mendatangi tempat shalat. Bila tidak makan, kami perintahkan untuk makan di jalan atau di tempat shalat bila memungkinkan. Namun bila tidak, tentu tidak berdosa tetapi hukumnya makruh bila tidak dikerjakan. 

5. Bertakbir

Disunnahkan buat orang yang melaksanakan shalat Idul Fithri dan Idul Adha untuk bertakbir. Masyru'iyahnya ada pada Al-Quran Al-Karim.

Selain itu juga ada masyru'iyah dari sunnah nabawiyah :

كَانَ النَّاسُ يُكَبِّرُونَ فيِ العِيْدِ حِينَ يَخْرُجُونَ مِنْ مَنَازِلِهمْ حَتَّى يَأْتُوا المـُصَلِّى وَحَتَّى يَخْرُجُ الإِمَامُ فَإِذَا خَرَجَ الإِماَمُ سَكَتُوا فَإِذَا كَبَّرَ كَبِّرُوا

Dahulu orang-orang bertakbir di hari raya ketika mereka keluar dari rumah-rumah mereka hingga sampai di tempat shalat, sampai imam keluar, maka mereka pun diam. Bila imam bertakbir maka mereka pun bertakbir.

6. Beda Jalan Pergi dan Pulang

Disunnahkan untuk mengambil rute yang berbeda antara jalan pergi dan pulangnya.

7. Bertahniah

Disunnahkan untuk bertahniah pada hari Raya Fithr dan Adha, karena keduanya merupakan hari yang dirayakan. 

Demikian ulasan tata cara sholat Idul Fitri lengkap dengan amalannya. 

Wallahu A'lam.


Editor : Kastolani Marzuki

Follow Berita iNews di Google News