Firasat yang diungkapkan para ahli hikam ini karena mereka memiliki keistimewaan yang diberikan oleh Allah SWT. Dalam Islam, firasat adalah pengetahuan batin tentang segala sesuatu berdasarkan dalil-dalil dan pengalaman.
Sebagaimana disebutkan dalam Surat Al Hijr ayat 75.
إِنَّ فِي ذَلِكَ لآيَاتٍ لِلْمُتَوَسِّمِينَ
Artinya: Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Kami) bagi orang-orang yang memperhatikan tanda-tanda. (Al-Hijr: 75).
Ibnu Katsir dalam tafsirnya menjelaskan bahwa makna ayat tersebut seperti yang dikatakan oleh Mujahid, yaitu bagi orang-orang yang memandangnya dengan pandangan mata dan hatinya.
Dalam hadits disebutkan bahwa firasat orang mukmin itu karena mereka mendapatkan nur atau cahaya dari Allah.
عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: "اتَّقُوا فِرَاسَة الْمُؤْمِنِ؛ فَإِنَّ الْمُؤْمِنَ يَنْظُرُ بِنُورِ اللَّهِ"
Artinya: dari Ibnu Umar yang mengatakan bahwa Rasulullah Saw. pernah bersabda: Takutlah kepada firasat orang mukmin, karena sesungguhnya orang mukmin itu memandang dengan nur (cahaya) Allah. (HR At Tirmidzi).
Demikian ulasan mengenai kedutan mata kiri atas menurut Islam yang diungkap ahli hikmah.
Wallahu A'lam
Editor : Kastolani Marzuki
Follow Berita iNews di Google News