3. Berpakaian Terbaik
Disunnahkan untuk mengenakan pakaian terbaik di hari Raya, khususnya pada saat datang ke tempat shalat.
كَانَ لِلنَّبِيِّ جُبَّة يَلْبَسُهَا فيِ العِيْدَيْنِ وَيَوْمِ الجُمُعَةِ
Dari Jabir radhiyallahuanhu bahwa Nabi SAW memiliki jubah yang dikenakannya pada saat dua hari raya dan hari Jumat. (HR. Al-Baihaqi).
4. Tidak Makan Sebelum Shalat
Disunnahkan untuk tidak makan terlebih dahulu sebelum melaksanakan shalat Idul Adha.
5. Bertakbir
Disunnahkan buat orang yang melaksanakan shalat Idul Idul Adha untuk bertakbir. Masyru'iyahnya ada pada Al-Quran Al-Karim.
Selain itu juga ada masyru'iyah dari sunnah nabawiyah :
كَانَ النَّاسُ يُكَبِّرُونَ فيِ العِيْدِ حِينَ يَخْرُجُونَ مِنْ مَنَازِلِهمْ حَتَّى يَأْتُوا المـُصَلِّى وَحَتَّى يَخْرُجُ الإِمَامُ فَإِذَا خَرَجَ الإِماَمُ سَكَتُوا فَإِذَا كَبَّرَ كَبِّرُوا
Dahulu orang-orang bertakbir di hari raya ketika mereka keluar dari rumah-rumah mereka hingga sampai di tempat shalat, sampai imam keluar, maka mereka pun diam. Bila imam bertakbir maka mereka pun bertakbir.
6. Beda Jalan Pergi dan Pulang
Disunnahkan untuk mengambil rute yang berbeda antara jalan pergi dan pulangnya.
7. Bertahniah
Disunnahkan untuk bertahniah pada hari Raya Idul Adha maupun Idul Fitri, karena keduanya merupakan hari yang dirayakan.
Demikian pembahasan mengenai tata cara sholat Idul Adha, bacaan niat imam dan makmum beserta hukumnya.
Wallahu A'lam.
Editor : Kastolani Marzuki
Follow Berita iNews di Google News