Semua bahan ini direbus bersama dalam panci besar selama sekitar satu jam untuk menghasilkan aroma dan rasa yang khas.
Menjelang waktu berbuka, pengurus masjid mempersiapkan kopi yang telah matang ke dalam sejumlah teko. Kopi tersebut kemudian disajikan bersama takjil lainnya seperti kurma.
Racikan kopi yang disajikan menghadirkan sensasi rasa yang unik, di mana rasa kopi yang tidak terlalu dominan berpadu dengan kaya rempah, termasuk sensasi hangat dari jahe.
Tradisi ini tidak hanya menghadirkan cita rasa Timur Tengah di Solo, tetapi juga menjadi momen kebersamaan dan berbagi antara jamaah masjid selama bulan Ramadhan.
Editor : Kurnia Illahi
Follow Berita iNews di Google News