skin ads
skin ads
Hikmah

Teks Khutbah Jumat Persiapan Menyambut Bulan Ramadhan 2025 Terbaru Penuh Hikmah

Kastolani Marzuki · Jumat, 21 Februari 2025 - 11:37 WIB
Teks Khutbah Jumat Persiapan Menyambut Bulan Ramadhan 2025 Terbaru Penuh Hikmah
Ilustrasi teks khutbah Jumat persiaoan menyambut Bulan Ramadhan.. (Foto: Freepik)

Lanjutan Khutbah I

Barangsiapa yang mendapatkan bulan itu, ia diperintahkan untuk berpuasa. Barangsiapa yang tidak dapat melaksanakan puasa karena sakit atau karena dalam perjalanan, maka wajib menggantinya pada hari-hari lain, sebanyak hari yang ditinggalkannya itu. Allah menghendaki kemudahan, dan tidak menghendaki kesukaran.

Rasulullah SAW pernah bersabda: “Sekiranya umatku mengetahui keutamaankeutamaan yang ada pada bulan Ramadhan, niscaya mereka akan berharap agar satu tahun penuh dijadikan Ramadhan.”

Maka sudah selayaknya, dalam rangka menyambut tamu agung yang kita cintai itu, kita mempersiapkan diri, agar kita dapat menyambut kedatangan dengan tanpa mengecewakan. 

Sedemikian mulianya bulan ini hingga Rasulullah dan para sahabatnya mempersiapkan kedatangan bulan Ramadhan jauh-jauh hari sebelumnya. Mua’lla bin Al-Fadhl berkata,

“Dulu, para salafus shalih, enam bulan sebelum Ramadhan terbiasa memohon kepada Allah supaya bisa berjumpa dengan Ramadhan. Apabila mereka sudah menjumpai Ramadhan, mereka memohon agar diberi taufik serta dianugerahi kesungguhan dan semangat oleh-Nya. Apabila mereka telah menyempurnakannya, maka enam bulan berikutnya mereka memohon pada-Nya agar amalan-amalan yang mereka lakukan pada bulan Ramadhan diterima.”

Dua bulan sebelumnya, yaitu pada bulan Rajab, para salafus shalih sudah berkonsentrasi menyambut Ramadhan dan mereka senantiasa memanjatkan doa :

  اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبٍ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ  

Artinya: “Ya Allah berkahilah hidup kami pada bulan Rajab dan Sya’ban, dan sampaikan usia kami pada bulan Ramadhan. Demikian, doa ini diulang ulang hingga masuk bulan Ramadhan.

Jamaah Jum’ah Rahimakumullah

Bulan Ramadhan adalah bulan pemutihan atas dosa-dosa hamba Allah yang menghendaki. Maka jangan sampai terlewatkan begitu saja tanpa kita mendapat apa apa sehingga Ramadhan pergi meninggalkan kita. Sebagai mana sabda Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam : “Sungguh merugi bagi seseorang yang kedatangan bulan Ramadhan hingga ia pergi meninggalkannya dan dosanya belum diampuni”.

Secara umum, ada beberapa bentuk persiapan yang mesti dilakukan oleh setiap Muslim, yaitu persiapan ilmu, mental dan persiapan amal. 

Pertama: Persiapan Ilmu

Agar ibadah yang kita laksanakan benar dan sah, maka terlebih dahulu harus mengetahui ilmunya. Mengetahui syarat rukun dan hal hal yang dapat membatalkannya. Tanpa mengetahui syarat, rukun dan hal hal yang mebatalkannya, maka berpotensi apa yang kita laksanakan tidak benar. 

Jika ini yang terjadi maka seperti apa yang disabdakan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Dalam hal puasa.

رُبَّ صَائِمٍ حَظُّهُ مِنْ صِيَامِهِ الجُوْعُ وَالعَطَشُ

“Betapa banyak orang yang berpuasa namun dia tidak mendapatkan dari puasanya tersebut kecuali rasa lapar dan dahaga.” (H.R. Al-Hakim)

Editor : Kastolani Marzuki

Follow Berita iNews di Google News