Bubur Mudhor ini dapat dinikmati oleh semua kalangan, dari orang dewasa hingga anak-anak. Makanan ini sering dinikmati bersama teman-teman untuk berbuka puasa.
"Setengah hari, sering ikut antri datang jam 15.00 pakai tupper ware. Makan sama keluarga, enak rasanya dan sehat," ujar Khafi, seorang penikmat bubur mudhor.
Tradisi ini telah dilakukan dari tahun ke tahun saat Ramadhan datang sejak 1930. Warga sekitar rela mengantre untuk dapat menikmati gurih dan renyahnya bubur mudhor.
Juru bicara Masjid Muhdhor Tuban, Alwi Ba'agil menyampaikan, tradisi pembuatan bubur ini dimulai pada 1937.
"Di sini ada spesial bumbunya yaitu bumbu khas Timur Tengah. Sekali produksi bisa mencapai 50 kilogram beras, daging, dan macam-macam rempah-rempah pilihan untuk membuat bubur tersebut. Selama Ramadhan, bubur ini dibagikan secara gratis," ucapnya.
Setiap hari, untuk pembuatan bubur muhdhor, dibutuhkan 50 kilogram beras dan daging kambing sebanyak 10-15 kilogram. Bubur ini juga disajikan langsung untuk jamaah Masjid Muhdhor yang hendak berbuka puasa bersama di area masjid.
Editor : Kurnia Illahi
Follow Berita iNews di Google News